[3][teknologi][slider-top-big][Technology]
You are here: Home / , , , , , , , , Hydram Pump dengan Paralon dari Ciwidey

Hydram Pump dengan Paralon dari Ciwidey

| 50 Comments
Design Hydram Tipe Pertama Design Hydram Tipe Dua Design Hydram Tipe Dua
Design type satu dan dua hydram pump yang dibuat dari paralon

Desain Pompa Hydram yang dibuat dari paralon pernah saya liat di Ruang Pameran Balai Kota di Malang yang di prakarsai oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang, namun yang dipamerkan adalah miniaturnya, pakai ukuran pipa paralon 1 inchi, yang memang tujuannya untuk melihat cara kerja Pompa Hydram kepada pengunjung. Tapi kali ini saya ditunjukkan sama Bapak Eko dari Bandung tentang rancangaannya sendiri membuat Pompa Hydram dari bahan yang murah dan mudah pemasangannya. Inilah hasil diskusi saya lewat email dengan Bapak Eko, dan bersyukurlah saya karena atas ijin dari Pak Eko, beliau menyediakan photo hasil dokumentasinya untuk menyertai catatan ini.

Pompa Hydram

Pak Eko menemukan saya melalui Pompa Hidram yang sempet saya tulis sebelumnya di blog ini juga. Perencanaan memang sangat penting, sebagai upaya untuk menentukan tujuan dan target, cukup detail juga bapak ini dalam "ngonceki" data dan permasalahnya.
Saya memang tidak membuat seperti yang telah anda buat dalam web anda. Menurut saya terlalu ruwet. Saya pingin buat yang mudah,dari bahan yang juga mudah didapat, dengan cara buat yang mudah. Tapi ternyata prakteknya tidak mudah juga. Saya terinspirasi dari model-2 di web site orang-2 bule yang katanya dengan bahan sekitar 1.25-1.5 inchi dan dari bahan pralon bisa jua. Makanya saya coba buat. Kalau jarak tandon air 100 m, ketinggian 10 m di atas pompa, pipa penyalur .5 inch, maka berapa lama air sampai di tujuan? Diameter pompa 1.25 inchi, sumber air 1m di atas pompa, debit mata air 35 l/menit.
hydram pump

Sungguh, saya pun tidak punya dasar bagus untuk materi itungan materi Fluida seperti itu. Mohon maaf pak eko, kalo tentang itungan ilmiahnya saya "tidak mudeng babar blas", cuman memahami kerangka dasar prinsip kerjanya. Pesen dari Mbahnya Pak Eko memberi sentuhan semangatku.
Aku juga bukan ahlinya pak, jadi gak ngerti itung-itungannya. Tapi saya seneng mencoba hal baru yang menarik. Tak anggap ini adalah ilmu katon kata orang jawa, sehingga dengan eksperimen bida diatasi. Kata Nabi, jangan serahkan suatu urusan kepada yang bukan ahlinya, kalau dilakukan ya tunggu kehancurannya.
Pesan ini saya balik, kalau pengin jadi ahlinya maka perlu pengorbanan dan perjuangan (sebagai ganti dari kehancuran), atau kita harus berani hancur-2-an. JER BASUKI MOWO BEYO, katanya Mbahku.
Pompa Hydram

Perjuangan dan semangat pantang mundur, mungkin inilah yang menjadi modal dasar bagi kita semua yang sedang berupaya untuk maju, kata berhasil juga selalu ada di akhir, ikut menjadi pertanda terhadap kegigihan berupaya.
Wah rupanya usaha saya mulai membuahkan hasil. Da kita rupanya sama-2 gak ngerti masalah itung-2an pompa ini, ha.....ha......ha.......Percobaan saya yang pertama adalah menggunakan pralon 1.25 inchi input dan outputnya 3/4 inchi yang saya sambungin ke 1/2 inchi. Yah debit air outputnya kalo saya ukur dari air mutahan lewat klep buang adalah 250 cc. (inipun belum menggambarkan debit air yang dikeluarkan pompa ini.......)
Waktu itu saya mungkin kurang sabar, sehingga saya putuskan untuk berhenti dan evaluasi dulu. Maklum saya bukan orang yang ngerti masalah fluida. Makanya saya coba buat lagi tapi saya rakit dari bahan pipa besi dengan ukuran yang sama. Nah yang ini, insyaallah akan saya coba dikebun teman di ciwidey minggu depan.
Pompa Hydram

Dari 2 (dua) desain hasil karya Pak Eko, saya cenderung memilih desain yang menggunakan pipa pendek di ujung tabung, disamping lebih kokoh jika di berdirikan, menggunakan pipa panjang untuk Tabung jusru memberi ruang sempit antara jarak sumber air dengan tekanan, asumsi kasar kalo jarak tabung dengan sumber terlalu pendek pasti akan mempengaruhi tekanan dalam tabung tersebut. Tahap berikutnya Pak Eko sudah bisa melanjutkan pemasangan di lapangan di kebun temannya di Ciwedey, Jawa Barat.

Pompa Hydram

Nah ini dia yang pengen saya komentari, tentang input air, jika kedua photo ini digabungkan, asumsi saya berarti beda jarak ketinggian antara input dengan tabung menjadi sangat pendek, atau bahkan bisa jadi lebih tinggi tabungnya, saya pikir inilah jadi permasalahan kenapa air tidak bisa naik maksimal. Usulan teknis saya bagaimana jika disambungkan langsung ke pipa keluaran air tersebut, untuk mendapatkan beda jarak, sehingga akan menaikkan tekanan dalam tabung. Coba bisa dilihat ulang di file prinsip kerja hydram pump disini
Lalu saya coba buka-2 referensi yang saya punyai, ternyata kesimpukan saya ada beberapa misalnya :
  1. Disain pralon full atau saya sebut DRP-1 saya ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, jarak antar klep terlalu panjang, jarak tabung dengan pipa output terlalu panjang. Meskipun di produk dan penjelasan disain pompa ini gak ada ukuran-2nya, kayaknya main feeling kali.
  2. Saya putuskan untuk mengganti pralon dengan pipa ledeng, supaya jarak-2 menjadi lebih pendek. Saya buat DRP-2
  3. Saya juga mau eksperimen dengan pralon full, tapi jarak-2nya dijadikan pendek, cuma belum punya waktu, bikin eksperimen.
  4. Kesalahan perhitungan di lokasi, maklum karena kedinginan, jadi ngehang semuanya. Hal ini menghasilkan kesimpulan yang salah.

Pompa Hydram
Jarak input dengan tabung lebih ditinggikan untuk mencapai tekanan udara di tabung

Dari saya, menyimak pesan yang diterima oleh Pak Eko.....
Yang saya lakukan hanya iqro, pesan pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi saw. Saya lihat gambar-gambar yang ada, saya iqra terhadap gambar-2 tersebut, saya bandingkan dengan punya saya, saya analisa dengan kemampuan yang ada pada saya, saya perkirakan kemungkinannya. Hanya itu pak, saya bukan ahli fisika, saya hanya diberi keahlian oleh Allah untuk berfikir, ya karunia itulah yang saya pake. he....he....he..... mari kita bikin hidup ini sederhana biar mudah pak...... kalo teori kan rumit, bikin mumet dan belum tentu menyelesaikan masalah.......... he.......he.....he.........
Jadilah sudah apa yang sedang dibangun, sesuai dengan harapan, meski perlu proses yang panjang dan butuh kesabaran disamping ketelitian dan kecermatan. Dengan perkembangan saat ini membuat Pompa Hidram udah gak perlu lagi pake las atau besi, sudah dipermudah seperti merangkai Puzzle.

Pompa Hydram
Tandon tampungan untuk air bersih
Selamat Mencoba, terima kasih banyak Pak Eko telah memberikan banyak pengetahuan dan informasi dari pengalamannya, dan juga semoga ini sebagai ajang silaturahim kita.