[3][teknologi][slider-top-big][Technology]
You are here: Home / , , , Beragam Desain Pompa Hidram

Beragam Desain Pompa Hidram

| 9 Comments

Berbagai ragam bentuk (desain), bahan serta ukuran Pompa Hidram (Hidraulic Ram) yang pernah saya temui langsung dilapangan atau yang pernah saya dapatkan dari diskusi via email dengan Komunitas Pompa Hidram. Saya posting disini sekiranya dapat memberikan inspirasi bagi siapa saja yang berkeinginan membuat sendiri.



Pompa Hidram ini saya temui di sebuah desa di Klaten - Jawa Tengah, termasuk pertama kalinya saya melihat langsung dari dekat bagaimana sosok Pompa Hidram dan sekaligus belajar dari pemiliknya bagaimana untuk membuatnya. Tidak seperti sekarang yang cukup mudah tinggal merangkai bahan, pompa dalam foto ini dibuat secara manual dengan memanfaatkan bahan-bahan pipa yang ada, tampak banyak sambungan pada bagian-bagian pipa besi yang saat itu cukup mahal harganya.

Pompa diatas cukup unik, karena bagian klep hidroliknya dibuat dengan posisi tidur. Agar muntahan air tidak menyebar kemana-mana ditutup dengan karung plastik bekas.  Uniknya karena bagian klep dibuat sendiri dari baut dan ban bekas, dengan posisi tidur tidak bisa secara otomatis bergerak naik turun, tapi diakali dengan per pengikat dari karet ban yang memaksa turun. Tiap beberapa minggu, pemilik pompa harus mengganti pengikat karet pada baut klep karena mudah aus.



Pompa Hidram yang ini juga masih dilokasi yang sama, Klaten. Pompa yang nampak dalam photo ini adalah pompa yang terakhir, yang digunakan untuk menangkap buangan air dari klep 2 pompa hidram diatasnya. Pada satu jalur air, dimanfaatkan secara efektif oleh 3 pompa berurutan dari ukuran pompa paling besar hingga paling kecil, mengingat pada lokasi memiliki kontur ketinggian sehingga memungkinkan memanfaatkan sisa air buangan pompa. Salah satu contoh efektif pemanfaatan sisa air limbah buangan pompa hidram.



Ditengah perjalanan, saya juga sempat melihat beberapa jenis pompa hidram dengan ukuran besar (3 inchi) untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat. Untuk meningkatkan debit air yang diinginkan salah satu instalasi pompa dibuat paralel.



Pompa Hidram yang ini adalah desain pertama yang saya buat, di pasang di Lewu (desa) Napoi Kalimantan Tengah untuk memenuhi kebutuhan air bersih sebanyak 90 Kepala Keluarga. Pompa ini mengalirkan air dari sumber sepanjang 500 meter menuju kampung. Ditampung dalam tandon sebelum didistribusikan ke rumah-rumah masyarakat.





Gambar Pompa Hidram dengan desain dan ukuran yang sama, sedikit berbeda karena pengecatan, terlihat lebih rapih dan lebih awet karena karat.





Untuk saat ini, pemilihan bahan dasar pembuatan Pompa Hidram sudah banyak alternatifnya, salah satunya bisa menggunakan paralon, tinggal di beli di toko bangunan berikut dengan klep hisap dan klep buangannya. Desain hasil pemikiran Bapak Eko Prasetyo (http://mastekop.blogspot.com) sangat layak ditiru untuk berbagai keperluan penggunaan pompa hidram.



Sedikit berbeda dengan desain-desain sebelumnya, proses bekenalan lansung di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Trisakti saya berkesempatan berkenalan dengan pak Fennani Arpan, yang sebelumnya kenal melalui mailinglist Pompa Hidram.



Satu lagi yang paling besar dan bikinan pabrik, saya temui di depan kantor Yayasan Kreasi Madani di daerah Pasar Minggu. Kiranya jika ada yang tertarik untuk mengembangkan usaha per-pompaan mungkin desain yang seperti ini paling layak untuk konsumsi kapasitas besar.



Ramadhan 2011, saya dibantu teman @che_sabahudin dan Bang Hasan Basri menguji coba dua model pompa hidram yang dirancang dari bahan paralon. Pada proses ini saya dapat mata pelajaran baru tentang perancangan klep buang dengan modifikasi ulang dari klep buatan pabrik. Silahkan untuk detailnya saya juga posting di halaman Hydram Botol Plastik dan Klep Tabo dan Paralon Hydraulic Ram.





Demikian sementara koleksi foto tentang desain, ukuran dan pemilihan bahan pembuatan Pompa Hidram, jika anda merasa memiliki desain lain silahkan kirimkan melalui email dan saya tambahkan untuk melengkapi koleksi.